Beberapa waktu lalu, pemerintah sudah memutuskan untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (bbm) subsidi. Kenaikan harga bbm tak pelak lagi membuat para pengendara kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor, mencari tips mudah menghemat bbm.
Untuk mobil-mobil lansiran terbaru, contohnya seperti Daihatsu Sirion dan Nissan March, sudah tak terlalu pusing karena sudah dilengkapi dengan perangkat untuk mengetahui konsumsi bbm, yang disebut dengan Multi Information Display(MID). Meski begitu, banyak juga yang mengeluhkan kalau angka yang tertera di monitor menunjukkan konsumsi bahan bakar yang cukup boros.
Untuk mobil-mobil lansiran terbaru, contohnya seperti Daihatsu Sirion dan Nissan March, sudah tak terlalu pusing karena sudah dilengkapi dengan perangkat untuk mengetahui konsumsi bbm, yang disebut dengan Multi Information Display(MID). Meski begitu, banyak juga yang mengeluhkan kalau angka yang tertera di monitor menunjukkan konsumsi bahan bakar yang cukup boros.
Terlepas dari apakah sudah diaplikasikannya MID atau belum pada mobil, satu hal yang penting adalah mengenai gaya berkendara. Banyak kasus menujukkan kalau boros atau tidaknya dalam mengonsumsi bbm, sebenarnya terkait dengan kebiasaan pengendara dalam memainkan pedal gas. Berikut ini merupakan beberapa tips mudah menghemat bbm yang patut diperhatikan:
Jangan injak pedal gas dengan menghentak
Langkah pertama dari tips mudah menghemat bbm adalah ketika menginjak pedal gas, injakannya harus stabil dan bertahap. Jika pedal gas diinjak secara tiba-tiba, maka secara otomatis bahan bakar yang disemprotkan injektor menjadi lebih banyak, dibandingkan saat menginjak pedal gas secara perlahan.
Pindahkan gigi persneling pada 2000-3000 RPM
Hal kedua dari tips mudah menghemat bbm adalah mengenai pemindahan perseneling pada putaran mesin yang tepat, secara tak langsung juga berpengaruh membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien. Saat mobil sudah mulai bergerak, maka penggantian persneling pada percepatan rendah saat putaran mesinnya mencapai 2000-3000 rpm.
Sedangkan jika sudah bergerak kencang, maka paling efisien jika penggantian dilakukan saat putaran mesinnya berada di kisaran 2500-3500 rpm dan berada di persneling tertinggi. Penyesuaian gigi persneling juga harus dilakukan setelah menurunkan kecepatan (deselerasi). Hal itu dilakukan untuk menghindari pengereman secara mendadak. Gigi persneling juga dioper ke posisi lebih rendah secara bertahap.
Perhatikan kondisi komponen mesin
Penyebab lainnya sebuah kendaraan menjadi boros atau tidak ketika mengonsumsi bahan bakar , ditentukan juga oleh aus atau tidaknya komponen-komponen yang terdapat di ruang bakar atau mesin. Jika ada banyak komponen mesin yang aus atau rusak, maka pembakaran bahan bakar takkan sempurna.
Untuk mengetahui secara pasti apakah ada kerusakan atau tidak, segera lakukan pemeriksaan emisi gas buang secara berkala. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan nilai hidrokarbon (HC) dan karbonmonoksida (CO) terlalu tinggi, maka hal itu menjadi pertanda kalau pembakaran di ruang bakar tak sempurna dan banyak bahan bakar terbuang percuma. Itulah langkah ketiga dari tips mudah menghemat bbm.
Perhatikan beban dan komponen penggerak
Langkah keempat dari tips mudah menghemat bbm adalah memerhatikan beban yang dibawa dan penggerak atau pendorong kendaraan. Semakin berat beban yang harus diangkut, konsumsinya juga akan semakin besar. Sementara untuk penggerak antara lain kopling, bearing, kopel (propeler shaft), as roda, dan roda.
Bila komponen-komponen tersebut aus atau rusak, tenaga yang dihasilkan oleh mesin untuk mendorong mobil melaju akan hilang. Sedangkan konsumsi bahan bakarnya akan tetap besar. Terkait dengan roda, penggunaan ban, pelek yang besar dari ukuran standar, serta tekanan angin pada ban juga turut memengaruhi konsumsi bbm.
Official website : http://rscstore.com
Official website : http://rscstore.com


0 komentar:
Posting Komentar